Existentialism..

November 21, 2010 Leave a comment

by 

Categories: Poetry

October 17, 2010 Leave a comment


Categories: Poetry

my poetry1

October 16, 2010 Leave a comment


Categories: Poetry

October 15, 2010 Leave a comment


Categories: LITERATURE

Bernyanyilah!!mp3

October 15, 2010 Leave a comment
Categories: indie-music

short story (cerpen)1

October 15, 2010 2 comments

””””””Butter…fly……..O……Butter….cry…..””””””””

Ada seekor ulat yang mulai bosan dengan kehidupannya. Ia mulai berpikir sambil  berjalan- jalan ke segala arah untuk mencari sesuatu yang baru. Ketika melihat sebuah pohon yang tinggi ia pun memanjatnya. Ketika sampai diatas pohon ia memandangi dunia yang ada dibawahnya. Takjublah ia tatkala melihat ke sebuah tempat yang cukup jauh. Ya! Itu adalah sebuah hamparan kebun bunga! Amboi … indahnya!! Disana banyak bunga bertebaran berwarna warni seolah memanggilnya dan menjanjikan sejuta kebahagiaan padanya.

Tiba-tiba hinggaplah seekor kupu-kupu di dekatnya dan bertanya padanya, ” Hei ulat sedang apa kau disini?” Ulat pun menjelaskan apa yang sedang diperbuatnya. Lalu si ulat pun bertanya kepada kupu-kupu itu. ” Bagaimana kamu bisa terbang? “ Aku terbang dengan memakai sayap ini.” lanjut si kupu .

“Wah … aku juga ingin bisa terbang sepertimu agar aku bisa pergi ke kebun bunga disana”. “Kamu bisa kok…” terang si kupu.

“Betulkah?”

” Ya. Tapi syaratnya berat” .

“ Katakan saja. Aku akan melakukannya.”

“ Baiklah. Syaratnya adalah … kau harus bertapa tanpa makan dan minum selama beberapa hari dan setelah engkau berhasil, Tuhan akan merubah wujudmu menjadi seperti aku.”

“ Baiklah aku akan melakukannya dan akan kukejutkan dunia dan para bunga disana..!!”

“ Sejak pertemuannya dengan si kupu, ulat pun mulai mencari sebuah tempat untuk bertapa. Akhirnya iapun menemukan sebuah lubang di batang sebuah pohon. Selama berhari-­hari ia berpuasa tanpa makan dan minum sama sekali. Teriknya siang dan bekunya malam ia lewati. Dan akhirnya. …..

Dengan penuh semangat dan penuh harapan ia berusaha keluar dari kepompong yang membungkusnya selama ini. Kemudian ia merambat keatas pohon untuk mulai terbang. Si ulat yang sekarang sudah menjadi kupu-kupu itupun mulai terbang dengan terhuyung-huyung. Dia pun menuju kebun bunga yang pernah dilihatnya beberapa waktu yang lalu.

Benaknya pun dipenuhi dengan kesegaran harumnya bunga dan madu. Maka iapun mempercepat lajunya. Setibanya ia di sana ia melihat dunia di bawahnya itu dan mulai berputar-putar kebingungan. Lama- kelamaan ia mulai terlihat lesu dan mulai menangis.

Apakah yang sebenarnya terjadi? Ternyata bukan si ulat yang akan mengejutkan dunia.

Tapi dunialah yang telah mengejutkannya! Tak ada lagi bunga yang mekar berseri ……!!!!

Tak ada lagi madu lezat yang kan dinikmati.. .

Yang ada hanyalah kebun kering nan gersang …

Kejamkah dunia padanya…??

Adilkah dunia padanya …???

Setelah sekian lama ia ber juang tuk menggapai angannya …. Akankah ia mampu bertahan dalam keadaannya ….

Dalam kegalauan hatinya iapun mendarat di tanah yang gersang dipenuhi batang-batang bunga yang berserakan. Dengan bersimpuh dan suara lirih ia berkata,” Maafkanlah aku bunga. .. maafkanlah aku. Mungkin aku telah membuatmu terlalu lama menunggu ….. dan aku mungkin harus menunggu masa yang akan berganti lagi…….”

***heitdebanditoyz@2007***


Categories: LITERATURE

Hello world!

October 15, 2010 1 comment

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Categories: Uncategorized
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.